Peringkat pada Paralympic Games Tahun 2024
-
Rilis:
31/12/2024 -
File:
1 Files -
Ukuran:
10.91 KB
Dataset
Dataset
Dataset
Jumlah atlet elit nasional Tahun 2024
Produk
Secara umum, peningkatan Indeks Pembangunan Olahraga tahun 2024 patut disyukuri mengingat dalam dua tahun sebelumnya mengalami penurunan. Meski demikian, masih diperlukan upaya yang lebih serius, terencana, terarah, dan berkelanjutan dalam rangka mendapatkan peningkatan indeks yang lebih signifikan. Ada relasi positif yang cukup kuat antara dimensi literasi fisik, partisipasi, kebugaran jasmani, dan ukuran ekonomi olahraga. Upaya yang lebih fokus pada peningkatan literasi fisik dan partisipasi pada gilirannya akan menimbulkan efek kupu-kupu (butterfly effect) pada kebugaran jasmani dan dampak turunannya yang meliputi kesehatan dan perkembangan personal serta peningkatan pada ukuran ekonomi olahraga yang mencakup produk barang dan jasa olahraga. Kesenjangan performa yang semakin lebar antar provinsi bisa dijelaskan dari variabel ekonomi dan ketersediaan sumber daya manusia di wilayah tersebut. Itu sebabnya, perlu ada upaya yang lebih struktural dan sistematis untuk mengatasi masalah ini. Tidak terbatas pada aspek pembinaan olahraganya, tetapi, dan ini yang lebih penting, menatakelola ekonomi dan modal manusia pada wilayah yang tertinggal. Laporan ini menyatakan bahwa Indeks Pembangunan Olahraga tahun 2024 sebesar 0,334 dari skala 0-1. Capaian tersebut meningkat 0,007 poin dibandingkan dengan capaian tahun 2023 yang sebesar 0,327. Peningkatan terjadi pada dimensi literasi fisik, ruang terbuka, partisipasi, kebugaran jasmani, perkembangan personal, dan kesehatan. Indeks partisipasi masyarakat dalam berolahraga pada tahun 2024 sebesar 0,263, meningkat 0,009 poin dibandingkan dengan data tahun 2023 yang sebesar dari 0,254. Secara linier, peningkatan partisipasi masyarakat dalam berolahraga diikuti dengan peningkatan kebugaran jasmani. Indeks kebugaran jasmani masyarakat tahun 2024 sebesar 0,196, meningkat 0,017 poin dibandingkan dengan data tahun 2023 yang sebesar 0,179. Indeks performa tahun 2024 sebesar 0,161, menurun sebesar 0,011 dibandingkan dengan data tahun 2023 yang sebesar 0,172. Penurunan indeks performa pada dasarnya mencerminkan kesenjangan yang semakin lebar antara provinsi yang satu dengan yang lain, terutama antara provinsi di pulau Jawa dan di luar Jawa. Masuknya empat provinsi baru di Papua pada pengukuran tahun ini secara mandiri, yang dari sisi performa masih tertinggal, pada akhirnya mempertinggi kesenjangan tersebut.
Dataset
Indeks Pembangunan Olahraga atau Sport Development Index yang selanjutnya disingkat IPO adalah indeks gabungan yang mencerminkan keberhasilan pembangunan keolahragaan. Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) adalah metode pengukuran keberhasilan pembangunan olahraga di Indonesia. Indeks Pembangunan Olahraga adalah indeks gabungan yang mencerminkan keberhasilan pembangunan olahraga berdasarkan 9 (sembilan) dimensi dasar yaitu: sumber daya manusia (SDM) olahraga, ruang terbuka, literasi fisik, partisipasi, kebugaran, perkembangan personal, kesehatan, ekonomi, dan performa.SDM = Indeks dimensi SDM olahragaRT = Indeks dimensi ruang terbukaLT = Indeks dimensi literasi fisikPAR = Indeks dimensi partisipasiKEB = Indeks dimensi kebugaranKES = Indeks dimensi perkembangan personalPP = Indeks dimensi kesehatanEKO = Indeks dimensi ekonomiPERF = Indeks dimensi performaIPO = Indeks Pembangunan OlahragaIndeks Pembangunan Olahraga tahun 2024 sebesar 0,334 dari skala 0-1. Capaian tersebut meningkat 0,007 poin dibandingkan dengan capaian tahun 2023 yang sebesar 0,327. Peningkatan terjadi pada dimensi literasi fisik, ruang terbuka, partisipasi, kebugaran jasmani, perkembangan personal, dan kesehatan.
Dataset
Persentase olahragawan muda cabang olahraga Olimpik pada olahragawan andalan nasional Tahun 2024
Infografis
Visualisasi
Visualisasi
Visualisasi