TOPIK

42 Data

inventory_2

Dataset

Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) Tahun 2022

  • Rilis:
    22/12/2022

  • File:
    1 Files

  • Ukuran:
    18.55 KB

Indeks Pembangunan Olahraga atau Sport Development Index yang selanjutnya disingkat SDI adalah indeks gabungan yang mencerminkan keberhasilan pembangunan keolahragaan. Sport Development Indeks (SDI) adalah metode pengukuran keberhasilan pembangunan olahraga di Indonesia. Indeks Pembangunan Olahraga, yang selanjutnya disebut Sport Development Index (SDI) adalah indeks gabungan yang mencerminkan keberhasilan pembangunan olahraga berdasarkan 9 (sembilan) dimensi dasar yaitu: sumber daya manusia (SDM) olahraga, ruang terbuka, literasi fisik, partisipasi, kebugaran, perkembangan personal, kesehatan, ekonomi, dan performa.SDM = Indeks dimensi SDM olahragaRT = Indeks dimensi ruang terbukaLT = Indeks dimensi literasi fisikPAR = Indeks dimensi partisipasiKEB = Indeks dimensi kebugaranKES = Indeks dimensi perkembangan personalPP = Indeks dimensi kesehatanEKO = Indeks dimensi ekonomiPERF = Indeks dimensi performaIPO  = Indeks Pembangunan OlahragaCapaian pembangunan olahraga tahun 2022 yang diukur dengan sembilan dimensi menunjukkan skor sebesar 0,376, menurun 32 poin dibandingkan capaian tahun 2021 yang sebesar 0,408. Capaian tersebut termasuk dalam kategori rendah dari skala 0,00-1. Indeks tertinggi ada pada dimensi ekonomi sebesar 0,604, literasi fisik sebesar 0,576, dan perkembangan personal sebesar 0,550. Sementara itu, indeks terendah ada pada dimensi SDM sebesar 0,071, kebugaran sebesar 0,194, dan partisipasi sebesar 0,309.

book_2

Produk

Laporan Indeks Pembangunan Olahraga 2022

  • Rilis:
    10/11/2022

  • File:
    1 Files

  • Ukuran:
    2.63 MB

Laporan ini menyebutkan bahwa capaian pembangunan olahraga tahun 2022 yang diukur dengan sembilan dimensi menunjukkan skor sebesar 0,376, menurun 32 poin dibandingkan capaian tahun 2021 yang sebesar 0,408. Capaian tersebut termasuk dalam kategori rendah dari skala 0,00-1. Indeks tertinggi ada pada dimensi ekonomi sebesar 0,604, literasi fisik sebesar 0,576, dan perkembangan personal sebesar 0,550. Sementara itu, indeks terendah ada pada dimensi SDM sebesar 0,071, kebugaran sebesar 0,194, dan partisipasi sebesar 0,309. Fakta tersebut membuktikan bahwa intervensi kebijakan dan program harus lebih gencar dilakukan agar berdampak signifikan dalam mendongkrak nilai indeks.